Stres setelah Berhenti Merokok? Intip Cara Mengatasinya

Berhenti merokok memang bisa membawa beragam manfaat kesehatan. Namun, dalam prosesnya tak jarang rasa stres juga dapat timbul. Nah, bila kamu adalah salah satu orang yang mengalami stres setelah berhenti merokok, ketahui cara mengatasinya di artikel ini, yuk!

Setelah berhenti merokok, tubuhmu akan mengalami banyak perubahan yang positif, mulai dari tekanan darah menurun, kadar karbon monoksida dalam tubuh kembali normal, hingga sirkulasi darah kembali lancar.

Sayangnya, berhenti merokok bukan perkara yang mudah. Ini karena judi bola resmi kandungan nikotin di dalam rokok dapat menyebabkan kecanduan, sehingga saat kamu berhenti menggunakannya, kamu bisa merasakan beragam gejala putus nikotin, seperti kelelahan, mudah marah, sulit tidur, bahkan stres.

Cara Mengatasi Stres Setelah Berhenti Merokok

Saat mengalami stres setelah berhenti merokok, banyak orang mengatasinya dengan melakukan beragam kebiasaan yang tidak sehat, seperti makan berlebihan. Padahal, hal itu justru dapat menyebabkan tingkat stres menjadi semakin tinggi, lho.

Oleh sebab itu, stres setelah berhenti merokok harus diatasi dengan cara yang tepat. Nah, di bawah ini adalah beberapa caranya:

1. Atur pola makan

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, setelah berhenti merokok, tak sedikit orang mengalihkan keinginan merokoknya dengan makan secara berlebihan. Padahal, tidak hanya dapat meningkatkan kadar stres, hal ini juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak sehat.

Oleh sebab itu, setelah berhenti merokok, kamu perlu mengatur pola makan menjadi pola makan bergizi seimbang, ya. Pasalnya, mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang dapat membantu pengeluaran nikotin dan berbagai racun lainnya dari dalam tubuhmu.

Selain itu, jangan lupa juga ya untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan cara mengonsumsi cukup air putih setiap harinya. Perlu kamu ketahui, air putih bisa membantu proses pengeluaran nikotin dengan lebih cepat, sekaligus mencegah keinginan untuk kembali merokok.

2. Kurangi asupan kafein

Selain makan berlebihan, tak sedikit juga orang melepas stres setelah berhenti merokok dengan konsumsi kopi secara berlebih. Padahal, jumlah asupan kafein yang terlalu banyak bisa membuatmu merasa gelisah atau cemas berlebihan, lho. Bahkan, ini juga bisa membuatmu menjadi semakin stres hingga sulit tidur.

Nah, maka dari itu, setelah berhenti merokok, usahakan untuk mengurangi asupan kafein secara bertahap, ya. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari keinginan untuk merokok lagi akibat stres yang dirasakan setelah berhenti merokok.

3. Olahraga secara rutin

Berolahraga atau melakukan aktivitas fisik secara rutin dapat meningkatkan produksi hormon endorfin, yang merupakan hormon pereda stres alami. Hormon ini dapat membantu meningkatkan suasana hati, sehingga kamu bisa merasa lebih rileks.

Jadi, mulai sekarang, biasakan untuk berolahraga ringan setiap harinya ya, misalnya berjalan kaki santai selama 15 menit. Dengan begitu, rasa gelisah dan stres yang kamu alami setelah berhenti merokok juga bisa berkurang dan teralihkan.

4. Mandi air hangat

Mandi atau berendam air hangat juga bisa kamu coba lho untuk meredakan stres seletelah berhenti merokok. Pasalnya, mandi dengan air hangat bisa meredakan perasan lelah dan gelisah, yang mana keduanya merupakan gejala umum putus nikotin.

Untuk menambah rasa rileks, kamu juga bisa melarutkan garam Epsom atau minyak esensial ke dalam air hangatnya. Selain itu, kamu bisa pula mencoba terapi mengapung dalam larutan garam Epsom.

5. Istirahat yang cukup

Beberapa hari pertama setelah berhenti merokok kamu mungkin akan merasa sangat lelah, karena tubuhmu masih beradaptasi dengan hal tersebut. Nah, kondisi ini bisa menyebabkanmu rentan mengalami stres.

Sebuah studi menyebutkan, kelelahan pada orang yang berhenti merokok biasanya akan menurun setelah minggu keenam. Untuk mengatasi kelelahan ini, kamu disarankan untuk tidur dan beristirahat yang cukup ya, yakni sekitar 7–9 jam setiap harinya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *